Konfigurasi InterVLAN Routing

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Halo teman-teman,

Pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan kita dalam BAB Switching, nah kalau sebelumnya kita sudah membahas tentang konfigurasi Trunk antar perangkat switch Cisco, yaitu menyambungkan sebuah vlan dari device yang berbeda, dan hal itu perlu nomor VLAN yang sama bukan, nah dilab kali ini kita bakal melakukan sebuah konfigurasi agar sebuah VLAN agar bisa terhubung walaupun VLAN itu memiliki ID yang berbeda, lansung aja gimana sih caranyaaa... Scroll kebawah

InterVLAN Routing

Kalau pada lab sebelum nya suatu vlan tidak dapat saling terhubung dengan vlan yang berbeda di karakan network nya yang berbeda, Namun pada lab ini, kita akan membuat agar VLAN maupun network yang berbeda bisa saling berkomunikasi. Disini kita akan menggunakan router sebagai penghubung kedua VLAN.


Kita akan membuat dua vlan dalam sebuah switch yaitu vlan 10 dan 20, secara default nya PC di vlan 10 dan PC di vlan 20 tidak bisa saling terhubung atau dapat saling ping.


Switch>enable

Switch#config terminal

Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.

Switch(config)#vlan 10

Switch(config-vlan)#vlan 20

Switch(config-vlan)#int fa0/2

Switch(config-if)#switchport mode access

Switch(config-if)#switchport access vlan 10

Switch(config-if)#

Switch(config-if)#int fa0/3

Switch(config-if)#switchport mode access

Switch(config-if)#switchport access vlan 20

Switch(config-if)#

Pasang interface trunk ke router:

Switch(config-if)#int fa0/1

Switch(config-if)#switchport mode trunk 



Pasang ip yang nanti nya untuk gateway antar vlan:

Router>en

Router#conf t

Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no shutdown

Router(config-if)#

Router(config-if)#int fa0/0.10

Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10

Router(config-subif)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.0

Router(config-subif)#

Router(config-subif)#int fa0/0.20

Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 20

Router(config-subif)#ip add 20.20.20.1 255.255.255.0

Router(config-subif)#


  • no shutdown: Perintah untuk mengaktifkan interface yang menuju ke switch

  • Int fa0/0.10: Perintah untuk masuk mode sub-interface 

  • encapsulation dot1Q 10: Mengaktifkan protokol enkapsulasi dot1Q di VLAN 10 

  • ip add: Perintah untuk menambahkan IP dan subnet mask


Dan untuk pengetesannya kita dapat mencoba dengan test ping antar Client yang berbeda vlan, dan jangan lupa pasang terlebih dahulu IP beserta gateway pada masing – masing Client, gatewaynya adalah IP  yang tadi di pasang di router di dalam sub.interface.


Client Vlan 10:

Client Vlan 20:

Test PING:

Client VLAN 10 ke Client VLAN 20


Client VLAN 20 ke Client VLAN 10

Maka dengan konfigurasi Inter-VLAN kedua Client yang berbeda VLAN maupun network, bisa saling terhubung. 





Lumayan mudah bukan, ya emang mudah hanya saja ada commad khusus untuk perangkat ini, dan mungkin segitua saja postingannya semoga kalian dapat mengerti ya. Boleh juga postingan ini dishare keteman teman atau kerabat kalian.


Oke cukup sekian postingan kali ini.
Jika dirasa bermanfaat silahkan share artikel ini! 😊

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi DHCP VLAN

Konfigurasi Swith VLAN Trunking dan Allowed Trunk