Konfigurasi DHCP VLAN
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Halo teman-teman,
Pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan kita dalam BAB Switching, nah kalau sebelumnya kita sudah membahas tentang konfigurasi Virtual Trunking Protocol, yang dimana dikonfigurasi tersebut terdapat server, client, dll. dan kali ini kita akan membahas konfigurasi DHCP VLAN, nah DHCP itu apasih?...
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang dipakai untuk memudahkan penyebaran alamat IP (internet protocol) secara otomatis ke perangkat lainnya.
Tanpanya, konfigurasi harus dilakukan secara manual pada setiap komputer supaya mendapatkan alamat IP yang berbeda. Hal ini tentu akan merepotkan dan menghabiskan banyak waktu, bukan? Terlebih jika konfigurasi dilakukan pada jaringan besar.
IP Address atau alamat IP sendiri adalah barisan angka pada sebuah perangkat yang memungkinkan perangkat Anda terhubung dengan Internet. Sehingga Anda dapat mengakses halaman web, email, dan lainnya.
Nah, dengan menggunakan DHCP, alamat IP dapat dibagikan ke banyak perangkat dalam satu waktu secara otomatis. Itulah mengapa perangkat ini banyak diterapkan pada jaringan baik skala kecil maupun besar.
Langsung saja ke konfigurasinya...
DHCP VLAN
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) berguna untuk memberi IP secara otomatis (dynamic) kepada client. DHCP VLAN berarti berfungsi untuk memberi IP secara otomatis
kepada client yang berada di VLAN tertentu.
Karena DHCP memerlukan fungsi dari OSI Layer 3, yaitu Network. Maka kita memerlukan router pada topologi.
Konfigurasi Switch:
Kemudian kita lanjut dengan mengkonfigurasikan interface trunk pada interface switch
yang mengarah ke router. Sehingga traffic DHCP pada router dapat terhubung ke client
Kita dapat memulai mengkonfigurasikan Inter-VLAN (Sub-Interface) routing, agar nantinya PC/client dapat saling terhubung walau berbeda VLAN.
Router:
Konfigurasi Inter-VLAN agar pc mendapatkan gateway
Konfigurasi DHCP VLAN:
Ip dhcp pool (x): Perintah untuk membuat DHCP Server
Setelah itu, kita harus merubah PC untuk meminta IP dari DHCP Client dengan cara merubah static menjadi dynamic.
PC VLAN 10:
PC VLAN 20:
Untuk melihat IP yang sudah diberikan dari DHCP Server, kita bisa melihat dengan perintah berikut. Kita dapat melihat IP yang didapat kan client beserta MAC–Address nya.
Pada saat pemberian IP DHCP pada client untuk cisco maka dia akan memberikan IP dari yang terkecil, dan DHCP pun dapat kita konfigurasikan suatu pengecualian IP yang akan diberikan kepada client, atau yang dapat dikata kan kita akan mengkonfigurasi kan IP yang tidak akan diberikan ke client pada saat mengkonfigurasikan DHCP.
DHCP excluded address:
Maka IP 10.10.10.5 dan 20.20.20.5 tidak akan diberikan kepada client.
Komentar
Posting Komentar