Network Fundamental
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Halo teman-teman,
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Network Fundamental atau dalam bahasa Indonesia Dasar-dasar pada Jaringan, nah sebelum membahas lebih jauh, jaringan merupakan sekumpulan perangkat jaringan (Network device) yang saling terhubung dengan perangkat endhost (end device) yang bertujuan agar seluruh perangkat dapat bertukat informasi satu sama lainnya.
Network Device (perangkat jaringan) : Server, router, switch, hub, bridge, dan sebagainya.
- End host (Client) : Laptop, smartphone, web server, PC, dan sebagainya.
Interconnection (Penghubung); NIC, konektor, media transmisi (fiber optic, fast ethernet, wireless dll).
LAN (Local Area Network): merupakan salah satu bentuk jaringan dengan skala yang sederhana yang biasa digunakan di dalam suatu gedung, rumah, sekolah dan lain sebagainya yang untuk alat penghubung nya dengan kabel UTP.
MAN (Metropolitan Area Network): merupakan skala jaringan dalam bentuk yang lebih besar dari LAN yang dapat dikatakan sebagai kumpulan LAN dalam satu wilayah atau satu area yang dapat dilakukan pada jaringan antar gedung dalam suatu area/wilayah yang sama, untuk media konektor biasa menggunakan kabel maupun nirkabel.
WAN (Wide Area Network): yaitu jaringan yang menghubungkan beberapa MAN yang dapat digunakan pada jaringan untuk menghubungkan antara suatu negara dan benua, dan untuk media penghubung nya biasa menggunakan Fiber Optic.
OSI Layer
OSI (Open System Interconnection) merupakan salah satu model umum suatu jaringan yang mana digunakan untuk membangun suatu jaringan agar dapat saling terhubung walau berbeda vendor yang dikeluarkan oleh OSI yang dengan International Organization for Standardization yang di bagi menjadi 7 layer , yang mana 7 layer OSI harus digunakan oleh vendor – vendor dalam memproduksi perangkat jaringan atau yang lain nya, agar walaupun berbeda vendor mereka tetap dapat terhubung.
Sebagai Network Engineer kita perlu paham 3 lower layer, yaitu Layer 1 (Physical), Layer 2 (Data Link), Layer 3 (Network Layer):
Layer 1: Layer yang difungsikan sebagai media transmisi untuk mendefinisikan alat transmisi jaringan, dengan satuan data unit bit, untuk pengalamatan dengan binary 1100100. Perangkat yang digunakan pada layer ini seperti Hub.
Layer 2: Salah satu layer yang berfungsi untuk membungkus packet bit dan dikelompokkan dalam menjadi satu format yang disebut frame. Pada layer ini data akan di kirim kan sesuai dengan MAC Address yang mana akan melihat tabel MAC Address. Perangkat yang digunakan pada layer ini seperti Switch.
Layer 3: Fungsi utama pada layer ini yaitu untuk melakukan fungsi routing yang mana dapat dikirim keluar dari segmen network local menuju network yang berbeda. Pengalamatan pada layer ini menggunakan IP Address, 192.168.0.0. Perangkat yang digunakan pada layer ini seperti Router.
Network Device
Untuk jaringan sendiri terdapat beberapa device yang wajib kita tahu yang biasa kita akan gunakan untuk membuat suatu jaringan seperti Router, switch, hub, wireless dan lain sebagainya.
ROUTER : fungsi router ini tidak lain yaitu ia digunakan sebagai device yang menghubungkan suatu jaringan yang berbeda segment, dengan mendistribusikan ip address.
SWITCH : fungsi perangkat ini merupakan salah satu perangkat yang digunakan sebagai penghubung antar network satu segment, yang mana ia akan mengirim kan packet/data melalui mac – address table.
MLS (Multi Layer Switch) : MLS juga merupakan suatu perangkat yang sering digunakan pada suatu jaringan yang mana MLS ini masih termasuk perangkat yang tergolong switch tetapi perangkat ini dapat difungsi kan fungsi router juga, yang mana perangkat ini bergerak di 2 layer yaitu layer 2 dan 3.
Router Introduction
Berikut merupakan pengenalan tentang Router Cisco:
Dan untuk bagian utama pada suatu router di antara nya:
CPU : CPU pada router dapat digunakan untuk inisialisasi router , fungsi routing dan untuk mengontrol yang network interface, dan untuk router – router besar yang biasa digunakan untuk core router memiliki beberapa CPU.
RAM : digunakan sebagai informasi routing table, fast switching cache, running configuration dan packet queue. RAM biasanya dibagi dua secara logik yaitu memori processor utama dan memory shared input/output (I/O). Memory shared I/O adalah berbagi antara berbagai interface I/O untuk menyimpan paket secara sementara. Isi RAM akan hilang begitu power dari Router dimatikan.
NVRAM : di fungsi kan pada router sebagai penyedia storage untuk file startup configuration, data masih ada walaupun router di matikan atau pun di restart.
FLASH : flash pada router digunakan pada router untuk menangani IOS image, memberi akses software tanpa harus melepas chip pada prosesornya, data pun masih ada ketika router di matikan atau pun di restart, dapat menyimpan beberapa IOS router.
Kemudian untuk proses booting pada router juga terdapat beberapa sesi yaitu:

Komentar
Posting Komentar